SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
Oleh :
DIAS SRI
PRIHARTINI
NPM
118090068
A.
Sejarah
Sosiologi
Kelahiran
sosiologi sebagai ilmu pengetahuan memberikan alasan tersendiri bagi
perkembangan ilmu pengetahuan. Kelahiran sosiologi tak terlepas dari
tokoh-tokoh filsafat, seperti Aristoteles dan Plato. Sebelum sosiologi lahir
sebagai ilmu pengetahuan para teori sosiologi dan tokohnya telah mendesain
bagaimana ilmu pengetahuan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat untuk
bisa hidup bahagia, kebahagian itulah menjadi latar belakang sejarah sosiologi
dilahirkan.
Adapun
untuk istilah sosiologi pertama kali telah diperkenalkan oleh Auguste Comte
yang sampai saat ini dikenal dengan Bapak Sosiologi Dunia. Auguste Comte
memberikan pernyataan bahwa objek kajian sosiologi adalah manusia atau
masyarakat yang dipandang kedua hal tersebut saling berkaitan secara
keseluruhan.
Jauh
sebelum Auguste Comte memberikan pandangan tentang ilmu ini, di dalam
perkembangan yang ada di dunia Arab (Islam), kajian masyarakat telah
diperkenalkan oleh Ibnu Khaldun pada tahun 1332 sampai tahun 1406. Dalam buku
Muqaddimah karya Ibnu Khaldu, terdapat pemikiran sosiologis lebiih terperinci
dan sangat maju sehingga ia sering juga disebut sebagai peletak batu pertama
dalam sejarah kajian ilmu sosiologi sebagai ilmu.
B.
Sejarah
Awal Perkembangan Sosiologi
Sosiologi tumbuh dari
gejolak sosial sejak terjadinya revolusi industri dan revolusi Perancis.
Revolusi ini menyebabkan terjadinya urbanisasi, pengekploitasian pekerja
anak-anak, demokratisasi dan lain sebagainya. Tradisi lama tidak mampu untuk
menjawab lagi perubahan ini.
Saat bersamaan
berkembang metode ilmiah pada bidang ilmu kimia dan fisika. Banyak rahasia alam
terungkap. Karena tradisi tidak lagi dapat menjawab persoalan perubahan dalam
kehidupan makhluk sosial, maka dicarilah metode ilmiah (seperti metode ilmiah
dalam ilmu alam) untuk memberikan jawaban atas persoalan tersebut. Dari situlah
tahap awal perkembangan lahirnya Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan.
C.
Sejarah
Sosiologi Abad ke-19
Atas dinamika kelompok
sosial yang terjadi di Negara Perancis, Auguste Comte sebagai cendekiawan yang
lahir pada tahun 1798 merasa kekhawatiran yang mendalam atas keadaan negaranya,
puncak kekhawatirannya saat terjadi Revolusi Perancis. Yang banyak menimbulkan
atau menciptakan dampak negatif perubahan sosial, salah satunya terjadi konflik
antarkelas dalam masyarakat yang seolah memberikan arah pada sikap anarkisme di
dalam kehidupan masyarakat.
Konflik ini dilatar
belakangi oleh ketidaktahuan masyarakatnya dalam mengatasi perubahan atau
hukum-hukum seperti yang dapat digunakan untuk mengatur stabilitas masyarakat.
Atas dasar ini, Comte pada abad 19 melakukan instrumen penelitian sosial
tentang masyarakat perlu ditingkatkan menjadi sebuah ilmu yang berdiri sendiri,
dengan penelitian sosial yang didasarkan pada metode ilmiah inilah sosiologi
lahir sebagai ilmu pengetahuan pada abad 19, dengan pendiri sekaligus pencipta
namanya adalah Auguste Comte, sebagaimana hal ini tertuang dalam buku berjudul
Cours de Philosophie Positive.
D.
Sosiologi
di Indonesia
Sebelum terjadinya
gejolak pada Perang Dunia II perkembangan ilmu sosiologi yang ada dalam kajian
keilmuan hanya dianggap sebatas pembantu bagi keperluan ilmu-ilmu pengetahuan
lainnya, khususnya kajian ini berlaku di Indonesia. Akan tetapi setelah Indonesia
merdeka, tepatnya pada saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, sosiologi
mengalami perkembangan yang cukup signifikan.
Perkembangan ini
menjadi cikal bakal adanya sejarah Ilmu Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan di
Indonesia. Untuk pelaksanaan materi penyampaian ilmu sosiologi, pertama kali
dilakukan sistem perkuliahan sosiologi, yang diberikan oleh Soenario Kolopaking
pada tahun 1948.
Perkuliahan sosiologi
pertama kali di Indonesia ini dilakukan di dalam Akademi Ilmu Politik
Yogyakarta, yang pada saat ini Akademik Politik berubah nama menjadi Fakultas
Ilmu Sosial dan Politik UGM (Universitas Gajah Mada). Maka tak khayal jurusan
sosiologi pertama dan tertua di Indonesia adalah Jurusan Sosiologi di UGM.
E.
Sejarah
Akhir Perkembangan Sosiologi
Sejarah akhir
perkembangan ilmu sosiologi sebagai ilmu pengetahuan adalah munculnya pradigam
bahwa pembangunan yang ada di dalam perkembangan suatu negara, bukan hanya di
ukur dalam pembangunan infrastruktur, atau pembangunan SDA, akan tetapi yang
jauh lebih penting adalah pembangunan dalam SDM (Sumber Daya Manusia).
Dengan posisi tersebut,
sosiologi sebagai ilmu pengetahuan pada akhirnya memberikan solusi atas
permasalahan yang terjadi. Salah satunya dengan memberikan berbagai cabang ilmu
pengetahuan sosiologi.
F.
Cabang
Ilmu Sosiologi Sebagai Sejarah Akhir
Diantaranya cabang tersebut
adalah sebagai berikut :
·
Sosiologi Politik
·
Sosiologi Pendidikan
·
Sosiologi Budaya
·
Sosiologi Agama
·
Sosiologi Industri
·
Sosiologi Ekonomi
·
Sosiologi Kesehatan
·
Sosiologi Militer
·
Sosiologi Perkotaan
·
Sosiologi Pedesaan
·
Sosiologi Hukum
·
Sosiologi Pertanian
·
Sosiologi Sastra
·
Sosiologi Olahraga
Sumber : http://dosensosiologi.com/sejarah-sosiologi-awal-akhir-terlengkap/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar