Sabtu, 13 Oktober 2018

Sejarah Perkembangan Sosiologi

SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
Oleh :
DIAS SRI PRIHARTINI
NPM 118090068

A.    Sejarah Sosiologi
Kelahiran sosiologi sebagai ilmu pengetahuan memberikan alasan tersendiri bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Kelahiran sosiologi tak terlepas dari tokoh-tokoh filsafat, seperti Aristoteles dan Plato. Sebelum sosiologi lahir sebagai ilmu pengetahuan para teori sosiologi dan tokohnya telah mendesain bagaimana ilmu pengetahuan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat untuk bisa hidup bahagia, kebahagian itulah menjadi latar belakang sejarah sosiologi dilahirkan.
Adapun untuk istilah sosiologi pertama kali telah diperkenalkan oleh Auguste Comte yang sampai saat ini dikenal dengan Bapak Sosiologi Dunia. Auguste Comte memberikan pernyataan bahwa objek kajian sosiologi adalah manusia atau masyarakat yang dipandang kedua hal tersebut saling berkaitan secara keseluruhan.
Jauh sebelum Auguste Comte memberikan pandangan tentang ilmu ini, di dalam perkembangan yang ada di dunia Arab (Islam), kajian masyarakat telah diperkenalkan oleh Ibnu Khaldun pada tahun 1332 sampai tahun 1406. Dalam buku Muqaddimah karya Ibnu Khaldu, terdapat pemikiran sosiologis lebiih terperinci dan sangat maju sehingga ia sering juga disebut sebagai peletak batu pertama dalam sejarah kajian ilmu sosiologi sebagai ilmu.
B.     Sejarah Awal Perkembangan Sosiologi
Sosiologi tumbuh dari gejolak sosial sejak terjadinya revolusi industri dan revolusi Perancis. Revolusi ini menyebabkan terjadinya urbanisasi, pengekploitasian pekerja anak-anak, demokratisasi dan lain sebagainya. Tradisi lama tidak mampu untuk menjawab lagi perubahan ini.
Saat bersamaan berkembang metode ilmiah pada bidang ilmu kimia dan fisika. Banyak rahasia alam terungkap. Karena tradisi tidak lagi dapat menjawab persoalan perubahan dalam kehidupan makhluk sosial, maka dicarilah metode ilmiah (seperti metode ilmiah dalam ilmu alam) untuk memberikan jawaban atas persoalan tersebut. Dari situlah tahap awal perkembangan lahirnya Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan.
C.    Sejarah Sosiologi Abad ke-19
Atas dinamika kelompok sosial yang terjadi di Negara Perancis, Auguste Comte sebagai cendekiawan yang lahir pada tahun 1798 merasa kekhawatiran yang mendalam atas keadaan negaranya, puncak kekhawatirannya saat terjadi Revolusi Perancis. Yang banyak menimbulkan atau menciptakan dampak negatif perubahan sosial, salah satunya terjadi konflik antarkelas dalam masyarakat yang seolah memberikan arah pada sikap anarkisme di dalam kehidupan masyarakat.
Konflik ini dilatar belakangi oleh ketidaktahuan masyarakatnya dalam mengatasi perubahan atau hukum-hukum seperti yang dapat digunakan untuk mengatur stabilitas masyarakat. Atas dasar ini, Comte pada abad 19 melakukan instrumen penelitian sosial tentang masyarakat perlu ditingkatkan menjadi sebuah ilmu yang berdiri sendiri, dengan penelitian sosial yang didasarkan pada metode ilmiah inilah sosiologi lahir sebagai ilmu pengetahuan pada abad 19, dengan pendiri sekaligus pencipta namanya adalah Auguste Comte, sebagaimana hal ini tertuang dalam buku berjudul Cours de Philosophie Positive.
D.    Sosiologi di Indonesia
Sebelum terjadinya gejolak pada Perang Dunia II perkembangan ilmu sosiologi yang ada dalam kajian keilmuan hanya dianggap sebatas pembantu bagi keperluan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya, khususnya kajian ini berlaku di Indonesia. Akan tetapi setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, sosiologi mengalami perkembangan yang cukup signifikan.
Perkembangan ini menjadi cikal bakal adanya sejarah Ilmu Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan di Indonesia. Untuk pelaksanaan materi penyampaian ilmu sosiologi, pertama kali dilakukan sistem perkuliahan sosiologi, yang diberikan oleh Soenario Kolopaking pada tahun 1948.
Perkuliahan sosiologi pertama kali di Indonesia ini dilakukan di dalam Akademi Ilmu Politik Yogyakarta, yang pada saat ini Akademik Politik berubah nama menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM (Universitas Gajah Mada). Maka tak khayal jurusan sosiologi pertama dan tertua di Indonesia adalah Jurusan Sosiologi di UGM.
E.     Sejarah Akhir Perkembangan Sosiologi
Sejarah akhir perkembangan ilmu sosiologi sebagai ilmu pengetahuan adalah munculnya pradigam bahwa pembangunan yang ada di dalam perkembangan suatu negara, bukan hanya di ukur dalam pembangunan infrastruktur, atau pembangunan SDA, akan tetapi yang jauh lebih penting adalah pembangunan dalam SDM (Sumber Daya Manusia).
Dengan posisi tersebut, sosiologi sebagai ilmu pengetahuan pada akhirnya memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi. Salah satunya dengan memberikan berbagai cabang ilmu pengetahuan sosiologi.
F.     Cabang Ilmu Sosiologi Sebagai Sejarah Akhir
Diantaranya cabang tersebut adalah sebagai berikut :
·         Sosiologi Politik
·         Sosiologi Pendidikan
·         Sosiologi Budaya
·         Sosiologi Agama
·         Sosiologi Industri
·         Sosiologi Ekonomi
·         Sosiologi Kesehatan
·         Sosiologi Militer
·         Sosiologi Perkotaan
·         Sosiologi Pedesaan
·         Sosiologi Hukum
·         Sosiologi Pertanian
·         Sosiologi Sastra
·         Sosiologi Olahraga

Sumber : http://dosensosiologi.com/sejarah-sosiologi-awal-akhir-terlengkap/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar